Kamis, 10 April 2014

Memulai Bisnis Jasa Logistik




Bisnis jasa logistik, atau yang lebih dikenal sebagai 3PL (third party logistics) adalah bisnis yang mempunyai prospek yang bagus.
Dengan gross profit (laba operasi) mencapai rata-rata 30%, hampir sama dengan prospek bisnis kuliner.


Sampai dengan tahun 2017, pertumbuhan pasar logistik di Indonesia, diprediksi tumbuh rata-rata 14,8 % (Frost & Sullivan).


Perusahaan logistik adalah perusahaan yang khusus memberikan jasa pengaturan, penyimpanan, pengangkutan dan pengiriman produk klien mereka.

Perusahaan pabrikan / manufaktur yang ramping akan memberikan fungsi logistik kepada pihak ketiga untuk mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi dalam rantai pasokan mereka.

Semakin banyak perusahaan yang menyadari manfaat dari sistem operasional yang ramping dan penggunaan pihak ketiga untuk fungsi-fungsi operasionalnya, maka permintaan untuk penyedia layanan logistik tidak diragukan lagi akan terus meningkat.

Mengetahui bagaimana untuk memulai sebuah perusahaan logistik adalah langkah pertama untuk memasuki industri yang menarik ini.

 

Langkah Pertama

Tentukan jenis layanan logistik yang akan anda tawarkan untuk klien anda.

Sebuah perusahaan logistik dapat menyediakan berbagai layanan khusus, termasuk penyimpanan, transportasi darat (trucking), pengiriman melalui laut, transportasi udara, pengiriman paket (courier) dan manajemen rantai pasokan terintegrasi (integrated supply chain management).

Pilih layanan dimana anda atau orang-orang kepercayaan anda mempunyai pengalaman yang cukup di bidang itu dan akan memberikan keunggulan kompetitif dalam persaingan di pasar industri logistik.

 

Langkah Kedua

Daftarkan bisnis dan perusahaan anda.

Perusahaan logistik di Indonesia bisa berbentuk Perusahaan Perorangan, Perusahaan Komanditer (CV), atau Perseroan Terbatas (PT)

 

Langkah Ketiga

Sediakan Permodalan.

Perusahaan logistik membutuhkan sejumlah besar uang atau fasilitas kredit yang diperlukan dimuka untuk penyediaan kendaraan, fasilitas, teknologi dan peralatan lainnya.

Buat rencana bisnis (business plan) yang menyajikan model bisnis Anda kepada pemilik modal dan / atau investor untuk mendapatkan uang yang Anda butuhkan untuk membeli peralatan kerja awal Anda.

Pertimbangkan membawa satu atau dua mitra ke dalam bisnis untuk meningkatkan sumber daya finansial.

 

Langkah Keempat

Beli peralatan dan fasilitas yang cocok untuk jenis layanan yang anda tawarkan kepada klien  anda.

Pembelian kendaraan dan ruang penyimpanan yang cukup untuk menangani volume yang Anda harapkan untuk beberapa tahun pertama;

jangan mencoba untuk memulai terlalu kecil, belilah peralatan yang cukup untuk dapat secara simultan melayani beberapa pelanggan sekaligus di awal untuk mendapatkan momentum yang baik dalam industri logistik.

 

Langkah Kelima

Promosikan bisnis logistik anda melalui media iklan yang anda anggap efektif, contoh : internet, news letter, surat kabar, buku telepon, dan lain-lain.

Pilih klien anda secara bijak, gunakan pertimbangan untuk pertumbuhan perusahaan anda secara jangka panjang.

 

Langkah Keenam

Terapkan teknologi supply-chain-management.

Aplikasi (software) manajemen logistik dapat membantu untuk melacak keberadaan barang kiriman milik klien anda, hal ini akan meningkatkan pelayanan dan kepercayaan klien dan meningkatkan kontrol atas operasional pengiriman barang, yang mana akan meningkatkan pendapatan perusahaan anda.




 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar